Awas Tertipu Pedagang Nakal, Jangan Makan Bakso Jika Memiliki Ciri Seperti Ini

Awas Tertipu Pedagang Nakal, Jangan Makan Bakso Jika Memiliki Ciri Seperti Ini

bakso babi

Apakah anda salah satu dari penggemar bakso?

Kerap kali kita pasti akan mengalami khawatir ketika membeli bakso takut ditipu oleh pedagang nakal.

Memang tidak semua, tapi ada beberapa pedagang nakal yang sering mencampur bahan tak layak makan demi meraup keuntungan lebih.

Lihat saja contoh nyatanya pada bakso yang ditambah boraks supaya jadi lebih kenyal.

Tentu saja hal ini sangat merugikan bagi kesehatan konsumen, lo.

Nah, belakangan juga kerap terdengar isu bakso sapi dengan campuran daging babi.

Kenapa dicampur? Karena harga daging babi lebih murah sehingga pedagang nakal ini bisa meraup keuntungan lebih.

Sebagai pembeli, kita pun harus pintar, lo.

Yuk, kenali ciri-ciri bakso mengandung daging babi berikut ini.

Ciri Bakso dengan Daging Babi

Sangat disayangkan, beberapa pedagang mengelabui pembeli dengan membuat bakso dari daging babi.

Pasalnya, daging babi punya harga jauh lebih murah ketimbang daging sapi.

Kita pun bisa, lo, mengetahui bakso dengan daging babi dari ciri-cirinya.

Bakso dengan bahan daging babi memiliki tekstur yang lembut tetapi berminyak.

Karena kadar lemak pada daging babi sangat tinggi, otomatis bakso dengan bahan daging babi mengandung banyak minyak.

Hal ini dapat diketahui jika Anda membelah bakso menjadi dua bagian.

Bakso dengan bahan daging babi memiliki warna yang pucat.

Memang pada dasarnya daging babi memiliki warna yang sedikit putih.

Berbeda jauh dengan daging sapi yang memiliki warna daging sangat merah.

Dalam segi aroma, bakso dengan bahan daging babi memiliki aroma seperti bakso dengan bahan daging tikus.

Namun bakso dengan bahan daging tikus memiliki aroma yang lebih amis dibanding dengan bakso berbahan daging babi.

Ciri Bakso dengan Boraks dan Formalin

Boraks merupakan senyawa yang bisa memperbaiki tekstur makanan.

Akhirnya menghasilkan rupa yang mirip dengan bakso sapi yang menggunakan daging sapi segar.

Sedangkan formalin digunakan untuk membasmi sebagian besar bakteri.

Formalin ini sering digunakan sebagai disinfektan dan juga sebagai bahan pengawet.

Dua senyawa kimia itu sering disalahgunakan sebagian oknum untuk memperpanjang umur bakso.

"Bakso mengandung formalin/boraks cenderung kenyalketika digigit."

"Sedangkan bakso asli daging sapi akan terasa garing ketika digigit," kata Robby W, Marketing Manager PT. Sumber Prima Anugrah Abadi (Bakso Sumber Selera) dalam keterangannya secara tertulis.

Di samping itu, ada ciri-ciri lain yang bisa mempermudah mengidentifikasi bakso yang mengandung senyawa kimia tersebut.

Ciri bakso dengan boraks antara lain tekstur lebih kenyal, warna lebih putih, armoa kurang alami, memantul bila dijatuhkan, dan tak lengket.

Lain halnya pertanda bakso yang mengandung formalin, antara lain baksonya tak mudah hancur, awet lebih tiga hari, tak lengket, dan lalat enggan hinggap.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel